Chat with us, powered by LiveChat

Gianluigi Buffon: Conte Bukan Pengkhianat Meski Gabung Inter Milan

Penjaga gawang Gianluigi Buffon mengecam sebagian tifosi mantan timnya, Juventus yang menyebut Antonio Conte sebagai seorang pengkhianat karena bergabung dengan sang rival, Inter Milan.

Agenjudi212 – Usai memutuskan berpisah dengan Luciano Spalletti, Inter bergerak cepat untuk bersiap diri menyambut musim baru dengan menunjuk Conte yang mendapat kontrak selama tiga tahun.Casino Online

Bergabungnya Conte ke Inter cukup mengejutkan karena ia dikenal sebagai legenda Juventus, baik sebagai pemain maupun pelatih. Juve sendiri merupakan rival abadi La Beneamata.

“Apa yang membuat saya sangat kecewa dan terluka adalah melihat beberapa fans Juve mendesak agar bintang Conte di hall of fame untuk dicopot usai ia bergabung dengan Inter,” ujar Gianluigi Buffon dalam wawancara dengan Corriere dello Sport.

“Dia memeras keringatnya hingga tetes terakhir bagi Juventus, dia melakukannya sendiri. Sebagai pemain, dia tak pernah menahan diri untuk kebaikan tim. Sebagai pelatih, ia membawa skuat menuju kesuksesan dengan totalitas dan tak pernah berhenti bernapas. Dalam tiga musim, dia tak pernah membiarkan fokusnya tergelincir,” imbuhnya.

“Pilihan profesional, meski mengejutkan, tak bisa menodai masa lalunya. Dia tak pernah mengkhianati Juventus, dia bukanlah sosok dengan tipe mencium bajunya,” lanjut Gianluigi Buffon .

Conte memutuskan kembali berkarier di Italia setelah sempat memilih untuk berpetualang ke Premier League Inggris untuk menangani Chelsea. Menurut Buffon, keputusan Conte sangat penting bagi persepakbolaan Italia.

“Saya memandang kembalinya dia ke Serie A penting bagi skena sepak bola Italia secara keseluruhan, seperti halnya kembalinya Paolo Maldini, Zvonimir Boban, dan Maurizio Sarri,” tutur Buffon.

“Tahun lalu, Carlo Ancelotti melakukan hal yang sama di Napoli. Carlo memiliki kualitas internasional, sudah meraih banyak trofi, dia menaikkan level daya tarik dan prestise Napoli. Klub langsung diuntungkan dengan keberadaan dia,” tukasnya.

Sarri yang menggantikan Conte di Chelsea memang kabarnya juga akan kembali ke Italia untuk mengambil alih kursi allenatore Juventus yang ditinggal Massimiliano Allegri.

Antonio Conte sudah resmi diangkat sebagai pelatih Inter Milan. Mantan pemain Inter Youri Djorkaeff ikut memberikan pendapatnya terkait penunjukan Conte.

Djorkaeff secara terang-terangan mengaku aneh melihat sosok Conte ada di kursi panas pelatih Inter Milan. Penyebabnya, berkaitan dengan tim rival; Juventus.

“Conte pelatih hebat, tapi aneh melihatnya di Inter karena dia dan citranya mewakili simbol Juventus. Saya harap dia akan membawa tim kepada kesuksesan, namun kami menunggu dan akan lihat. Inter telah kehilangan konsistensi untuk bertarung melawan Juventus,” ujarnya.

Penilaian Djorkaeff mungkin tak salah. Pasalnya, selama membesut Juve pada durasi 2011-2014, Conte mampu menghadirkan tiga scudetto plus dua titel Supercoppa. Citra kesuksesan bersama Nyonya Tua itu belum pudar hingga sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *